<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pkmsitopeng's Weblog</title>
	<atom:link href="http://pkmsitopeng.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Feb 2009 07:05:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pkmsitopeng.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pkmsitopeng's Weblog</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pkmsitopeng.wordpress.com/osd.xml" title="Pkmsitopeng&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pkmsitopeng.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Persepsi Keliru Imunisasi Akibatkan Kekebalan Bayi Kurang Optimal</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/persepsi-keliru-imunisasi-akibatkan-kekebalan-bayi-kurang-optimal/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/persepsi-keliru-imunisasi-akibatkan-kekebalan-bayi-kurang-optimal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 07:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[BCG]]></category>
		<category><![CDATA[DPT]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[polio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Kompas.com Rabu, 10 Desember 2008 JAKARTA, RABU &#8211; Persepsi keliru dari dokter, bidan dan orang tua bayi soal pemberian imunisasi, mengakibatkan banyak bayi yang tertunda bahkan tidak lengkap mendapatkan imunisasi. Parahnya, bayi akhirnya memiliki kekebalan yang kurang optimal meskipun sebelumnya telah mendapatkan imunisasi untuk mencegah berbagai penyakit. &#8220;Tidak semua dokter, bidan, bahkan orang tua bayi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=70&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kompas.com</p>
<p>Rabu, 10 Desember 2008</p>
<p>JAKARTA, RABU &#8211; Persepsi keliru dari dokter, bidan dan orang tua bayi soal pemberian imunisasi, mengakibatkan banyak bayi yang tertunda bahkan tidak lengkap mendapatkan imunisasi. Parahnya, bayi akhirnya memiliki kekebalan yang kurang optimal meskipun sebelumnya telah mendapatkan imunisasi untuk mencegah berbagai penyakit.<span id="more-70"></span></p>
<p>&#8220;Tidak semua dokter, bidan, bahkan orang tua bayi mengetahui syarat pemberian imunisasi. Akibatnya muncul berbagai persepsi keliru mengenai pemberian imunisasi,&#8221; kata Ketua III Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Soedjatmiko di Jakarta, Rabu(10/12).</p>
<p>Soedjatmiko mengatakan, ada tiga hal yang selalu salah dipersepsikan mengenai pemberian imunisasi. Pertama jika seseorang bayi terlambat memberikan imuinisasi, maka harus diulang. Padahal, meskipun terlambat imunisasi tetap dapat diberikan. Sebab, jarak waktu setiap pemberian imunisasi bukan merupakan patokan yang baku.</p>
<p>Selanjutnya, ketika bayi telah melampui batas imunisasi, maka bayi tidak bisa mendapatkan imunisasi. Padahal, dalam imunisasi jika terdapat kasus sampai melampui, bisa diberikan imunisasi sekaligus tanpa menghilangkan pemberian imunisasi selanjutnya. &#8220;Daripada tidak diimunisasi, lebih baik dirangkap sekaligus. Lagipula tidak ada efek sampingnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Terakhir, kasus tidak dapat menunjukkan Kartu Menuju Sehat (KMS), lanjut Soedjatmiko, biasanya menyebabkan bayi melompat mendapatkan imunisasi bahkan ada yang diulang. Kesalahan persepsi yang terakhir ini, disebabkan anggapan jika mendahului atau dilakukan dua kali menyebabkan manfaat imunisasi kurang maksimal. Parahnya, hal ini juga disepakati oleh para orang tua.</p>
<p>Maka dari itu, perlu sosialisasi lebih intensif terhadap petugas kesehatan dan para orang tua bayi. Lebih jauh lagi, persepsi salah yang muncul di masyarakat harus segera diluruskan sekaligus memupuk kesadaran masyarakat untuk teratur mengimunisasikan bayinya.</p>
<p>Untuk diketahui, bayi selama sembilan bulan wajib mendapat imunisasi dasar. Setelah lahir bayi harus segera mendapatkan imunisasi hepatitis B. Bulan kedua diberikan imunisasi BCG dan Polio. Selanjutnya, setiap bulannya hingga bulan keempat, bayi mendapatkan imunisasi DPT-Hepatitis dan Polio. Terakhir, bayi harus mendapatkan imunisasi campak ketika telah berumur sembilan bulan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=70&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/persepsi-keliru-imunisasi-akibatkan-kekebalan-bayi-kurang-optimal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nak, Makan Sayur Yuuuk!</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/nak-makan-sayur-yuuuk/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/nak-makan-sayur-yuuuk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 07:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com Sabtu, 20 Desember 2008 MEMBUAT anak menyukai sayur dan buah adalah PR yang sulit bagi orangtua. Mi instan atau nugget ayam siap goreng menjadi makanan favorit anak-anak masa kini. Perlu trik jitu supaya mereka mau mengunyah sayur dan buah. Sepertinya mulut anak-anak mendadak terkunci bila dihadapkan pada sayuran atau buah-buahan. “Jangankan makan, melihat bentuknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=68&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KOMPAS.com</p>
<p>Sabtu, 20 Desember 2008</p>
<p>MEMBUAT anak menyukai sayur dan buah adalah PR yang sulit bagi orangtua. Mi instan atau nugget ayam siap goreng menjadi makanan favorit anak-anak masa kini. Perlu trik jitu supaya mereka mau mengunyah sayur dan buah.<span id="more-68"></span></p>
<p>Sepertinya mulut anak-anak mendadak terkunci bila dihadapkan pada sayuran atau buah-buahan. “Jangankan makan, melihat bentuknya saja mereka sudah ogah,” kata Rika.</p>
<p>Ibu dua anak ini mengaku gemas karena makanan dengan sayurn yang ia sodorkan pasti ditolak anak-anaknya. Kalaupun mau, sayuran yang ada mesti disingkirkan dulu sehingga tinggal telur atau nugget. “Kadang-kadang saya kasih mi instan daripada mereka nggak mau makan sama sekali,” tuturnya.</p>
<p>Buah Lebih Mudah</p>
<p>Orangtua memang cenderung bersikap permisif terhadap buah hatinya. Salah satunya ya, soal makan sayur-mayur. Orangtua mengambil jalan mudah, dengan menyajikan jenis makanan yang lebih disukai anak-anak. Yang penting, mereka mau makan!</p>
<p>Sikap demikian tentu saja tidak menguntungkan, terutama bagi tumbuh kembang anak. Sebab, sayur dan buah menyumbang sejumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan anak-anak.</p>
<p>Memang banyak orangtua yang menyiasati kekurangan gizi itu dengan menjejali anak dengan sejumlah suplemen. Namun, pasti lebih baik jika anak-anak mendapatkan nutrisi yang alami.</p>
<p>Selain vitamin dan mineral, kandungan serat yang ada pada buah dan sayur baik untuk kesehatan saluran cerna. Kita lihat, anak-anak sering mengalami kesulitan buang air besar gara-gara kurang mengonsumsi makanan berserat. Kandungan air pada sayur dan buah juga cukup tinggi (80-90 persen), sehingga bisa membantu mengatasi kekurangan cairan dalam tubuh.</p>
<p>Supaya anak mau makan sayur dan buah memang perlu trik tersendiri. Dibandingkan dengan sayur, anak relatif lebih mudah disuruh makan buah. “Sayur relatif tidak mempunyai rasa. Selain itu, serat yang ada pada sayur lebih tinggi daripada buah sehingga anak menjadi malas mengunyah,” ujar DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc., ahli gizi dari Bagian Ilmu Gizi FKUI. Anak-anak lalu lebih memilih nugget dan mi instan yang gurih dan enak di lidah.</p>
<p>Menurut suatu studi, pilihan dan pola makan pada anak-anak tanpa disadari dibentuk oleh orangtuanya. Bila orangtua tidak suka sayur atau jarang menyimpan dan menghidangkan sayuran, umumnya anak-anaknya juga tidak gemar sayuran. Jadi, jangan heran jika anak mempunyai perilaku yang sama dengan orangtuanya. Untuk itu, cara yang terbaik adalah orangtua memberi contoh sejak dini.</p>
<p>Ajari Berulang</p>
<p>Menawari apalagi memaksa anak untuk mengonsumsi beragam jenis sayur bukanlah langkah yang tepat. Semestinya sejak awal mereka selalu melihat Anda mengonsumsi sayur. Dengan demikian mereka akan terbiasa dan menirunya. Meski pada awalnya mereka menolak, Anda wajib menawarkan sayur dan buah secara berulang-ulang.</p>
<p>Beri anak kesempatan untuk mencicipi beragam jenis sayur dan buah. Bukan tidak mungkin jika mereka kemudian akan menerima beberapa di antaranya. Walau itu berarti Anda harus mencoba memberi wortel sebanyak 10-15 kali, sebelum akhirnya mereka benar-benar mau menelannya.</p>
<p>Suatu penelitian menunjukkan bahwa anak yang biasa memilih makanan hanya mendapat ASI kurang dari 6 bulan. Sebaliknya, mereka yang diberi ASI lebih dari 6 bulan tidak menunjukkan perilaku serupa. Dengan kata lain, pemberian ASI eksklusif dapat mencegah anak menjadi pemilih makanan.</p>
<p>Memang perlu siasat dan kreativitas orangtua dalam menyuguhkan hidangan berupa sayur dan buah. DR. Tati mencontohkan, menggoreng sayur berbalut tepung seperti halnya bakwan, risol, lumpia, dan tempura bisa menjadi alternatif cara penyajian. Anak biasanya lebih menyukai sensasi garing pada makanan. Itu sebabnya, sayur yang dimasak terlalu matang akan segera disingkirkan anak-anak.</p>
<p>Cara lain yang juga bisa dilakukan adalah memotong halus atau memblender sayuran, lalu mencampurnya dengan telur dan sup. Dengan begitu anak tidak menyadari keberadaan sayur tersebut. Menambahkan dressing pada sayuran juga akan membuat anak lebih senang menyantap sayuran.</p>
<p>Siasat serupa juga bisa diterapkan dalam menyajikan buah. Membuat es buah, memblender buah sehingga lebih mudah diminum, atau mencampur dalam yoghurt dan susu, merupakan beberapa trik agar anak mau mengonsumsi buah. Mengonsumsi buah segar lebih baik karena kandungan seratnya masih tinggi.</p>
<p>Ajak Anak Menyiapkan Makanan</p>
<p>Orangtua adalah contoh yang paling mudah ditiru oleh anak-anaknya, termasuk dalam hal perilaku makan. Itu sebabnya, orangtua yang tidak menyukai sayur maupun buah akan menurunkan ketidaksukaannya itu pada anak-anaknya.</p>
<p>Ada beberapa anjuran dari Ottilie Droggitis, warga di Maryland, AS, yang juga ibu lima anak, dalam menyiasati pemberian sayur dan buah itu. Anjurannya termuat dalam situs Centers for Disease Control and Prevention, Departemen Kesehatan AS. Siapa tahu, Anda berhasil dengan menerapkan cara-cara Droggitis berikut:</p>
<p>Menjadi panutan. Saat berbelanja, ambillah buah segar, buah kering, jus buah, dan sayur kaleng. Sebaliknya, singkirkan permen dan minuman bersoda dari daftar belanja. Ungkapkan pada anak, betapa sehatnya makanan tersebut. Hal yang sama juga bisa diterapkan saat Anda makan di restoran atau di rumah. Ceritakan bagaimana enaknya sayuran itu.</p>
<p>Penuhi kulkas dengan sayur dan buah. Coba lihat isi lemari makan dan kulkas Anda. Lebih banyak tersedia buah, sayur, atau malah biskuit dan minuman bersoda? Sudah saatnya Anda mengganti minuman bersoda, permen, serta biskuit, dengan jeruk, apel, belimbing, juga tomat dan wortel.</p>
<p>Semakin terlihat adanya sayur dan buah di rumah, anak akan lebih mudah menjadikannya sebagai makanan ringan. Di saat musim kemarau misalnya, perbanyak semangka yang sudah dipotong dan jeruk dalam kulkas.</p>
<p>Menjadi koki. Libatkan anak saat Anda memasak atau menghias makanan yang akan disajikan. Mereka bisa diminta menambahkan kismis atau stroberi pada sereal maupun yoghurt. Ajak anak membuat salad buah sebagai makanan selingan. Hal itu selain menyenangkan, juga bisa merangsang selera anak pada makanan tersebut.</p>
<p>Beri pilihan pada anak. Saat di supermarket, ajak anak untuk mengenali berbagai bentuk, ukuran, serta warna buah dan sayur. Dengan begitu mereka dapat memilih buah dan sayur yang disukai. Jika mempunyai waktu luang, Anda dapat mengajak anak mengunjungi kebun sayur.</p>
<p>Ada Apa di Dalam Buah dan Sayur?</p>
<p>Proses pertumbuhan pada anak-anak akan berjalan sempurna dengan kehadiran berbagai zat gizi yang terdapat pada sayuran dan buah-buahan, seperti:</p>
<p>Zat Besi</p>
<p>Terdapat pada kacang-kacangan, sayuran daun hijau, sereal, dan kuning telur. Zat ini penting untuk pembentukan sel darah merah.</p>
<p>Kalsium</p>
<p>Banyak ditemukan dalam susu dan produk olahannya. Juga terdapat pada sayuran daun hijau, kacang-kacangan (terutama almond). Kalsium sangat dibutuhkan untuk pembentukan dan menjaga kesehatan tulang serta gigi.</p>
<p>Potasium</p>
<p>Mudah dijumpai pada alpukat, pisang, kentang, kacang-kacangan, dan buah sitrus. Potasium bekerja bersama sodium dalam mempertahankan keseimbangan cairan elektrolit dalam sel. Penting untuk mengantarkan rangsangan dari seluruh saraf.</p>
<p>Vitamin A</p>
<p>Terdapat pada sayuran daun hijau, wortel, labu, aprikot, dalam bentuk betakaroten. Vitamin ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sel, daya penglihatan, dan fungsi kekebalan tubuh.</p>
<p>Vitamin C</p>
<p>Terdapat pada sayur dan buah terutama stroberi, keluarga sitrus, juga kentang. Vitamin C diperlukan untuk kesehatan gusi, tulang, tulang rawan, kulit, serta sebagai pengantar saraf.</p>
<p>Vitamin K</p>
<p>Bisa dijumpai pada sayuran hijau, terutama brokoli. Vitamin ini penting untuk pembentukan beberapa protein dan proses pembekuan darah.</p>
<p>Diana Yunita Sari</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=68&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/nak-makan-sayur-yuuuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak Gagap Jangan Digertak</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/anak-gagap-jangan-digertak/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/anak-gagap-jangan-digertak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 07:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com Selasa, 6 Januari 2009 ANAK-ANAK yang mengalami kegagapan dalam berbicara, ternyata lebih sering mendapat gertakan dibandingkan anak yang tidak gagap. Semakin parah kegagapan mereka, akan semakin sering pula gertakan yang diterima. “Bbbbebebe&#8230;&#8230;.bebe&#8230;..” Ari yang berusia sembilan tahun itu tak segera dapat meluncurkan kata “betul” dari mulutnya, saat harus menjawab pertanyaan dari gurunya. Yang terdengar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=66&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KOMPAS.com</p>
<p>Selasa, 6 Januari 2009</p>
<p>ANAK-ANAK yang mengalami kegagapan dalam berbicara, ternyata lebih sering mendapat gertakan dibandingkan anak yang tidak gagap. Semakin parah kegagapan mereka, akan semakin sering pula gertakan yang diterima.<span id="more-66"></span></p>
<p>“Bbbbebebe&#8230;&#8230;.bebe&#8230;..” Ari yang berusia sembilan tahun itu tak segera dapat meluncurkan kata “betul” dari mulutnya, saat harus menjawab pertanyaan dari gurunya. Yang terdengar kemudian justru teriakan teman-teman di kelasnya dengan bersama-sama melontarkan satu kata, “Dor!”</p>
<p>Ari tertunduk malu, ia tampak tidak berdaya menghadapi gertakan keras yang memotong kata yang hendak diucapkannya. Lebih-lebih ejekan dan suara tawa berseliweran dari teman-teman sekelasnya.</p>
<p>Sayangnya guru di kelas tidak cukup tegas memberikan perlindungan bagi murid yang mengalami gangguan wicara akibat gagap itu. Senyum tipis bahkan tersungging di bibir sang guru, meskipun setelah itu terucap peringatan tanggung, “Ssssttt&#8230;. anak-anak tidak boleh begitu. Beri kesempatan Ari untuk menjawab.”</p>
<p>Dengan situasi seperti itu, yang terjadi hampir setiap saat, Ari akhirnya lebih suka menarik diri dari pergaulan. Ia tumbuh sebagai anak yang pemalu, pendiam, dan lebih suka menghabiskan waktunya untuk belajar, sehingga nilai-nilai rapornya selalu bagus. Ari tumbuh sebagai anak laki-laki yang tampan dan cerdas, dengan bakat melukis yang bagus, tetapi gagap saat berbicara.</p>
<p>Anak Laki-Laki<br />
Gagap dapat ditandai dengan ciri-ciri suara mulut yang berulang (terjadi repetisi), jaraknya panjang antara satu kata dengan kata berikutnya, atau mengalami blokade ketika akan mengucapkan sebuah kata.</p>
<p>&#8220;Penyebab gagap ini tidak tunggal, melainkan merupakan kombinasi yang kompleks antara faktor biologis dan kesalahan dalam proses belajar wicara,&#8221; ujar William Murphy, peneliti di Department of Speech, Language and Hearing Science, Purdue University, AS.</p>
<p>Seorang anak dapat dideteksi mengalami kegagapan jika selama enam bulan atau setahun ia menunjukkan gejalanya terus-menerus. Biasanya dalam keluarga juga terdapat riwayat orang yang sudah lebih dulu mengalami kegagapan. Dalam hal ini biasanya lebih banyak terjadi pada anak laki-laki.</p>
<p>Di Indonesia, kita tidak pernah tahu berapa jumlah orang yang mengalami gagap. Namun, di Negara Paman Sam diperkirakan sekitar 5 persen anak pra sekolah dan 1 persen orang dewasa mengalami gagap.</p>
<p>Tingkat kekacauan saat berbicara ini sangat berbeda-beda pada setiap orang yang mengalami kegagapan. Ada yang tingkat kegagapannya tidak terlalu parah, tetapi hal itu sudah bisa menyebabkan penderitanya menarik diri dari pergaulan dan enggan berpartisipasi dalam percakapan karena merasa minder atau rendah diri.</p>
<p>Sering Digertak<br />
Dalam berbagai kesempatan kita bisa menyaksikan bagaimana anak-anak yang sudah mengalami penderitaan akibat gagap dalam berbicara ini, harus semakin tersiksa oleh tingkah laku teman-temannya atau bahkan oleh orang dewasa lain yang tidak cukup bijaksana.<br />
Anak-anak ini biasanya digertak sedemikian rupa ketika yang bersangkutan sedang mengalami kesulitan untuk mengeluarkan kata-kata dari mulutnya. Akibatnya, mereka menjadi semakin kecil hati, rendah diri, tidak nyaman, takut dan enggan untuk berbicara.</p>
<p>Menurut National Stuttering Association, AS, penelitian membuktikan bahwa anak-anak yang gagap berbicara justru lebih sering mengalami gertakan dibandingkan anak-anak lain. Dan semakin buruk kegagapan yang dialami seorang anak, semakin sering pula yang bersangkutan mendapat gertakan.</p>
<p>Dalam buku terbaru keluaran Purdue University berjudul Bullying and Teasing: Helping Children Who Stutter, di mana Murphy juga ikut menulis, dijelaskan bahwa bagi anak-anak yang gagap, gangguan dan gertakan dari teman-temannya justru membuat mereka lebih gelisah dan menderita dibanding gangguan wicara itu sendiri.</p>
<p>Mungkin itu pula sebabnya meskipun anak-anak itu sudah mendapatkan terapi wicara dan telah mengalami kemajuan dalam keterampilan berbicara, persoalan tidak dengan sendirinya terlepas dari mereka.</p>
<p>Anak-anak itu tetap saja memiliki perasaan negatif tentang dirinya dan kegagapannya, ketika mereka tumbuh semakin besar. Keterampilan mereka berbicara yang boleh jadi sudah tidak memperlihatkan sisa-sisa kegagapan, masih tetap dibayangi oleh rasa malu dan minder, yang diperoleh dari gangguan dan gertakan-gertakan yang telah dialami.</p>
<p>Sangat Terganggu<br />
Di sisi lain, orangtua tidak begitu yakin apa yang sebaiknya dan seharusnya dilakukan jika anak mereka yang gagap mendapat gertakan dan gangguan dari teman-temannya.  Sebagian orangtua menyarankan anak-anak supaya membalas gangguan yang diterimanya. Yang lain menganjurkan untuk mengabaikan saja gertakan yang didapat, dan menjauh dari teman-teman yang suka menggertak dan mengganggu.</p>
<p>Namun, menurut Murphy, anak-anak tidak bisa sungguh-sungguh mengabaikan gangguan dan gertakan yang sering diterimanya itu karena memang mereka merasa sangat terganggu.<br />
Melakukan serangan balik terhadap anak-anak atau orang lain yang mengganggu juga tidak menyelesaikan masalah, bahkan mungkin mendatangkan lebih banyak masalah dengan anak-anak yang suka menggertak itu.</p>
<p>Mengatasi kegagapan tidak semudah yang orang sering ucapkan ketika menghadapi anak gagap: “Pokoknya tenang dan kalem saja kalau mau berbicara.” Saran ini mungkin cocok bagi anak-anak yang grogi, tetapi bukan itu yang diperlukan oleh anak yang gagap.<br />
Yang pasti, gagap pada masa anak-anak dapat diatasi dengan terapi wicara.</p>
<p>Terapi yang dilakukan ketika masih kanak-kanak akan lebih mudah meraih keberhasilan dibanding saat yang bersangkutan sudah dewasa. Salah satu contoh orang yang pernah mengalami kegagapan di masa kanak-kanak adalah Winston Churchill.</p>
<p>Untuk mengatasi perasaan negatif serta rasa malu akibat kegagapan yang pernah dialami itu, alangkah baiknya jika anak-anak mendapatkan pendampingan dari psikolog, selama diperlukan. Para guru di sekolah sangat diharapkan kontribusinya agar anak-anak yang gagap tidak menjadi semakin terpuruk oleh ulah teman-temannya, akibat sering menerima ejekan dan gangguan dari mereka.</p>
<p>Ngomong-ngomong, apakah Anda sebagai orangtua juga suka mengganggu dan menggertak anak Anda yang gagap?</p>
<p>Widya Saraswati</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=66&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2009/01/10/anak-gagap-jangan-digertak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANFAAT ASI</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/21/manfaat-asi/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/21/manfaat-asi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 06:31:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[hormon prolaktin]]></category>
		<category><![CDATA[oxytosin]]></category>
		<category><![CDATA[susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI Oleh Media Indonesia On Line JAKARTA&#8211;MIOL : Kematian sekitar 30 ribu anak Indonesia setiap tahunnya dapat dicegah melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan sejak kelahiran bayi, demikian menurut siaran pers dari UNICEF, Rabu. Pemberian ASI secara eksklusif dapat menekan angka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=62&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap Tahun 30 Ribu Anak Dapat Diselamatkan Dengan Pemberian ASI<br />
Oleh Media Indonesia On Line</p>
<p>JAKARTA&#8211;MIOL : Kematian sekitar 30 ribu anak Indonesia setiap tahunnya dapat dicegah melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan sejak kelahiran bayi, demikian menurut siaran pers dari UNICEF, Rabu.<span id="more-62"></span></p>
<p>Pemberian ASI secara eksklusif dapat menekan angka kematian bayi hingga 13 persen sehingga dengan dasar asumsi jumlah penduduk 219 juta, angka kelahiran total 22/1000 kelahiran hidup, angka kematian balita 46/1000 kelahiran hidup maka jumlah bayi yang akan terselamatkan sebanyak 30 ribu.</p>
<p>Namun yang patut disayangkan tingkat pemberian ASI secara eksklusif di tanah air hingga saat ini masih sangat rendah yakni antara 39 persen hingga 40 persen dari jumlah ibu yang melahirkan.</p>
<p>Promosi pemberian ASI masih terkendala oleh rendahnya pengetahuan ibu tentang manfaat ASI dan cara menyusui yang benar, kurangnya pelayanan konseling laktasi dari petugas kesehatan, masa cuti yang terlalu singkat bagi ibu yang bekerja, persepsi sosial budaya dan keagresifan produsen susu formula memromosikan produknya kepada masyarakat dan petugas kesehatan.</p>
<p>Padahal ASI merupakan makanan sempurna yang dapat melindungi bayi dari berbagai jenis penyakit termasuk Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), diare, gangguan pencernaan kronis, kegemukan, alergi, diabetes dan tekanan darah tinggi.</p>
<p>Menurut ahli gizi anak UNICEF Felicity Savage King ASI juga mengandung asam lemak essensial, asam amino taurine dan elemen nutrisi mikro lain yang sangat penting untuk perkembangan otak.</p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa pemberian ASI eksklusif akan berdampak pada sistem endokrin yakni pelepasan hormon prolaktin dan oxytosin yang akan mempengaruhi sikap dan pola asuh ibu.</p>
<p>&#8220;Sikap dan pola asuh ibu pada bayinya akan mempengaruhi perkembangan emosional dan otak anak,&#8221; tambahnya seraya menambahkan bahwa anak-anak yang tidak mendapatkan ASI cenderung lebih beresiko terkena depresi dan masalah emosional lainnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemberian ASI eksklusif juga berdampak baik terhadap kesehatan ibu karena dapat menurunkan resiko terkena kanker payudara dan kanker rahim.</p>
<p>Oleh karena itu ia menyarankan agar semua pihak terlibat dalam kampanye pemberian ASI secara eksklusif.</p>
<p>Pemerintah, kata dia, harus membuat kebijakan nasional yang kuat dan menunjuk individu dengan kemampuan memadai untuk mengoordinir penerapan kebijakan tersebut.</p>
<p>Ia juga menyarankan agar pemerintah mengalokasikan sumber daya yang cukup baik sumber daya manusia, pendanaan maupun pengorganisasian dalam pemberian ASI dan makanan pendamping bagi balita.</p>
<p>Pemerintah, kata dia, juga harus memotivasi petugas kesehatan, pengelola fasilitas kesehatan, dan lembaga profesi agar tidak hanya mengedepankan kebutuhan komersial.</p>
<p>Ia menyarankan agar pemerintah menguatkan penegakan aturan tentang pemasaran susu formula dan pengganti ASI serta menambah jumlah sarana kesehatan yang sayang bayi dan ibu. (Ant/OL-1)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=62&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/21/manfaat-asi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SARIAWAN</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/21/sariawan/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/21/sariawan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 01:59:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[mulut]]></category>
		<category><![CDATA[sariawan]]></category>
		<category><![CDATA[scurvy]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin c]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[SERIAWAN Harus Diapakan ? Oleh Intisari Beberapa waktu yang lalu pasien saya datang dengan keluhan ada “seriawan” di mulut dan lidah selama lebih dari seminggu. Tidak ada gejala lain dan penyakit itu sering terulang. Waktu baru sakit, ia berobat ke seorang internis. Ia diperiksa dan disuruh pergi ke laboratorium untuk periksa darah. Ia terkejut karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=59&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SERIAWAN Harus Diapakan ?<br />
Oleh Intisari</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu pasien saya datang dengan keluhan ada “seriawan” di mulut dan lidah selama lebih dari seminggu. Tidak ada gejala lain dan penyakit itu sering terulang.<span id="more-59"></span></p>
<p>Waktu baru sakit, ia berobat ke seorang internis. Ia diperiksa dan disuruh pergi ke laboratorium untuk periksa darah. Ia terkejut karena biayanya sekitar Rp. 700.000,-. Tanpa banyak bertanya ia membayar karena itu perintah dokter dan sakitnya sangat mengganggu. Sorenya ia kembali berobat membawa hasil laboratorium dan kemudian diberi resep dokter yang tebusannya kembali membuat ia kaget, Rp. 300.000,-.</p>
<p>Setelah seminggu tidak juga sembuh ia pun berobat lagi. Kali ini ia datang pada saya. Entah ilusi apa yang ada di benak dokter itu sampai seriawan biasa yang begitu sering diderita orang Indonesia yang biasa cukup di-”obati” dengan minum cairan panas dalam sampai harus mengeluarkan biaya sampai 1 juta rupiah.</p>
<p>Padahal, pengobatan saya hanya berupa penjelasan apa yang tidak boleh dimakan ataupun diminum, serta beberapa vitamin sebagai plasebo. Hasilnya, tidak terpantau karena ia tidak kembali lagi, mungkin karena sudah sembuh sendiri dengan pantangannya terhadap makanan yang merangsang.</p>
<p>Seriawan yang sering kita alami tidaklah sama dengan “scurvy”. Seriawan juga bukan prekursor (gejala yang mendahului) dari scurvy. Dewasa ini scurvy sudah sangat jarang terjadi di dunia. Scurvy awalnya muncul ketika orang dahoeloe berlayar dari Eropa selama berbulan-bulan untuk berpetualang dan mengambil rempah-rempah dari Asia.</p>
<p>Karena bahan sayur dan buah segar tidak tersedia di kapal, persediaan vitamin C di tubuh pun habis total. Ini yang memicu timbulnya scurvy dalam wujud penyakit sistemik yang hebat, dengan perdarahan di berbagai tempat, termasuk mulut, lidah, dan gusi. Ini juga disertai dengan kerusakan semua sel tubuh. Maklum saja, vitamin C dibutuhkan oleh semua sel hidup agar bisa berfungsi baik. Di mulut timbul luka-luka dalam yang berdarah sehingga makan pun tidak bisa. Selaput lendir mata, hidung, dan usus, serta kulit juga menunjukkan gejala luka-luka dan berdarah.</p>
<p>Penyakit ini kemudian diteliti secara meyakinkan oleh James Lind (1747), seorang dokter kapal lnggris yang tiap hari memberi 2 jeruk orange dan sebuah lemon kepada separuh awak kapal. Ternyata kelompok ini tidak terserang scurvy, sementara yang tidak diberi buah mengalami sakit. Kemudian diketahui bahwa kekurangan vitamin C-lah penyebabnya.</p>
<p>Kini, kondisi seperti di kapal itu hampir tidak pernah terjadi lagi, tetapi masyarakat tetap makan vitamin C (kadang-kadang dosis tinggi) untuk mengobati atau mencegah seriawan atau penyakit lain. Padahal, tidak terdapat bukti ilmiah bahwa seriawan (biasa) bisa disembuhkan oleh vitamin C. Walau memang benar, vitamin C sendiri merupakan bahan yang amat penting bagi tubuh, dan alam telah menyediakannya untuk kita dalam jumlah berlimpah dalam bahan makanan. Jeruk, tomat, cabai, paprika, serta pelbagai jenis buah dan sayuran lain juga mengandung kadar vitamin C yang tinggi. Biasanya seriawan akan hilang sendiri dalam beberapa hari bila makanan yang merangsang seperti cabai, cuka, dan sebagainya, dihentikan untuk sementara.</p>
<p>Sebaliknya, ada cukup kecurigaan bahwa vitamin C dosis tinggi (terutama yang dilumatkan dalam mulut) dan bahan makanan yang asam atau pedas lainnya, justru yang menjadi penyebab bahkan memperpanjang kasus-kasus seriawan. Banyak orang melaporkan tumbuh seriawan bila makan jeruk yang asam dari Australia (yang banyak dijual di Indonesia), dan bila dilakukan challenge test (diberi lagi) seriawan akan timbul lagi.</p>
<p>Tentu juga harus dipikirkan adanya faktor lain yang dapat mencetuskan seriawan di mulut dan lidah, seperti gigi geraham yang runcing karena patah atau karies, atau karsinoma. Malah saya pernah melihat seorang wanita tua yang seriawan selama 2 tahun berturut-turut. Tadinya penyakit itu diduga tumor mulut tetapi ternyata disebabkan oleh kebiasaan barunya minum dan makan yang panas mendidih. Ini terbukti ketika di bawah gigi palsunya sama sekali tidak ditemukan luka, sementara di belakangnya terlihat luka yang berbatas tegas dengan gigi palsunya. Juga setelah kebiasaan aneh ini dihentikan ia tidak lagi menderita seriawan. (Prof.dr. Iwan Darmansjah, Sp, Fk, Farmakolog )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=59&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/21/sariawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Label makanan</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/19/label-makanan/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/19/label-makanan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 05:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[FDA]]></category>
		<category><![CDATA[informasi gizi]]></category>
		<category><![CDATA[kalori]]></category>
		<category><![CDATA[karbohidrat]]></category>
		<category><![CDATA[label]]></category>
		<category><![CDATA[lemak]]></category>
		<category><![CDATA[protein]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Perlunya Membaca Label Makanan Oleh Kompas Cyber Media Demi kesehatan, banyak orang yang melakukan ber-bagai cara, mulai dari ber-olahraga, diet atau menjalan-kan pola hidup sehat. Namun ada satu hal yang kerap dilupakan, yaitu untuk selalu berhati-hati saat membeli produk makanan, dengan membaca label yang tertera pada kemasan. Membaca label makanan dengan benar dapat mendukung diet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=48&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perlunya Membaca Label Makanan<br />
Oleh Kompas Cyber Media</p>
<p>Demi kesehatan, banyak orang yang melakukan ber-bagai cara, mulai dari ber-olahraga, diet atau menjalan-kan pola hidup sehat.</p>
<p>Namun ada satu hal yang kerap dilupakan, yaitu untuk selalu berhati-hati saat membeli produk makanan, dengan membaca label yang tertera pada kemasan.<span id="more-48"></span></p>
<p>Membaca label makanan dengan benar dapat mendukung diet Anda.</p>
<p>Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan petunjuk untuk melihat komposisi makanan yang terdapat di dalam produk tersebut, sebagaimana yang dianjurkan oleh FDA (Food and Drug Administration), Amerika Serikat.<br />
Informasi gizi (nutrition facts). Di situ tertera informasi takaran penyajian dan jumlah penyajian per kemasan. Hal ini penting untuk dicermati untuk mengetahui jumlah kandungan makanan yang masuk ke dalam tubuh bergantung pada banyak kandungan per sajiannya.<br />
Periksa kadar kalori. Dalam kemasan akan tertera kadar kalori dan kalori dari lemak. Hal ini menunjukkan berapa banyak energi yang akan dikonsumsi. Bila terlalu banyak mengonsumsi kalori dalam sehari akan meningkatkan berat badan dan risiko kegemukan. Sebagai patokan, bila tercantum 40 kalori maka tergolong rendah, 100 tergolong sedang, dan 400 adalah tinggi.<br />
Komposisi makanan. Di sini akan tercantum kandungan apa saja yang terdapat di dalam produk makanan, seperti kandungan lemak, karbohidrat, protein dan vitamin. Terdapat beberapa kategori lemak, yaitu bebas lemak (mengandung 0,5 gram per takaran) dan rendah lemak (kurang lebih 3 gram). Ada juga produk makanan yang tergolong lean (kurang dari 10 gram lemak, 4,5 gram saturated fat, dan tidak lebih dari 95 miligram kolesterol) dan bebas kolesterol (kurang dari 2 miligram kolesterol dan 2 gram saturated fat per takaran).Bila memiliki riwayat sakit jantung dan obesitas maka jumlah kandungan lemak, saturated fat dan kol�sterolnya harus rendah. Untuk yang mengidap penyakit darah tinggi, kadar sodiumnya harus rendah.<br />
Angka yang tercantum di label makanan menggunakan persen, yang merupakan nilai harian. Hal ini dapat membantu Anda menentukan besar kandungan yang terdapat pada satu takaran, dari 2000 kalori (untuk diet) yang dibutuhkan per harinya. Misalnya, kandungan lemak total pada sebuah produk adalah 4 persen, berarti jumlah tersebut merupakan jumlah yang dianjurkan dari 2.000 kalori yang dibutuhkan per hari. Semakin banyak Anda mengonsumsinya, maka semakin besar pula jumlah lemak yang masuk ke dalam tubuh (berarti lebih dari yang dibutuhkan).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=48&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/19/label-makanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sakit kepala</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/19/sakit-kepala/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/19/sakit-kepala/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 05:30:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[agranulocytosis]]></category>
		<category><![CDATA[analgesic-antipyretic]]></category>
		<category><![CDATA[anemia haemolytic]]></category>
		<category><![CDATA[presbyopia]]></category>
		<category><![CDATA[sakit kepala]]></category>
		<category><![CDATA[tinnitus]]></category>
		<category><![CDATA[vertigo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Jangan Gampang Minum Obat Sakit Kepala . . . Oleh Dr. Handrawan Nadesul Obat penghilang nyeri tergolong analgesic-antipyretic. Selain me-redakan nyeri, seka-ligus pereda demam juga. Jika diminum segampang kacang goreng, ginjal, hati, dan darah bisa rusak. Pak Sat, 42 tahun, paling rajin minum obat. Sedikit-sedikit minum obat. Juga buat sakit kepalanya yang acap hilang timbul. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=46&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan Gampang Minum Obat Sakit Kepala . . .<br />
Oleh Dr. Handrawan Nadesul</p>
<p>Obat penghilang nyeri tergolong analgesic-antipyretic. Selain me-redakan nyeri, seka-ligus pereda demam juga. Jika diminum segampang kacang goreng, ginjal, hati, dan darah bisa rusak.<span id="more-46"></span></p>
<p>Pak Sat, 42 tahun, paling rajin minum obat. Sedikit-sedikit minum obat. Juga buat sakit kepalanya yang acap hilang timbul. Sudah lebih lima tahun belakangan ini ia rutin minum puyer sakit kepala. Kurang cespleng kalau sehari belum minum puyer.</p>
<p>Kemarin, Pak sat masuk RS. Perutnya mendadak mulas melilit. Kata dokter ususnya luka. Besar kemungkinan akibat keseringan minum puyer sakit kepala aspirin. Tinja berwarna hitam seperti ter, tanda ada luka berdarah di pencernaannya.</p>
<p>Obat analgesic-antipyretic ada beberapa jenis. Selain buat nyeri dan demam, jenis yang tergolong obat encok bisa meredakan nyeri selain mengatasi peradangan sendi juga.</p>
<p>Obat analgesic-antipyretic dipilah sesuai dengan kekuatan antinyeri dan antidemamnya. Ada jenis yang lebih kuat menghilangkan nyeri, ada pula jenis yang lebih kuat meredakan demamnya. Jenis obat dipilih sesuai kebutuhan kasusnya.</p>
<p>Jika dihimpun, efek samping, keracunan, kelebihan dosis, maupun akibat pemakaian lama, obat analgesic-antipyretic umumnya mengganggu pencernaan. Pasien maag perlu berhati-hati mengonsumsi obat jenis ini.</p>
<p>Selain berisiko menimbulkan perdarahan lambung dan usus, analgetic-antipyretic merusak ginjal, hati, dan darah. Pendengaran pun bisa menurun, muncul keluhan tujuh keliling (vertigo), dan mungkin kuping terasa berdenging (tinnitus). Selain itu, sel darah putih bisa berkurang, atau mudah teiradi perdarahan di organ mana saja akibat menurutmya zat pembeku darah.</p>
<p>Akibat rutin minum obat sakit kepala mungkin mendadak malah timbul demam tinggi tanpa sebab yang jelas. Bisa juga muncul depresi, kejang-kejang, atau perubahan perilaku. Jika kelebihan dosis, pernapasan akan tertekan, dan mungkin berakhir fatal.</p>
<p>Ada pula jenis obat sakit kepala yang �makan darah�. Haemoglobin, zat utama dalam sel darah merah, bisa ikut terganggu pula. Selain itu sel darah merah gampang hancur, sehingga yang doyan minum obat sakit kepala bisa kurang darah (anemia haemolytic).</p>
<p>Obat golongan ini ada juga yang merusak ginjal. Jika kebanyakan, lama kelamaan bisa berakhir gagal ginjal. Selain itu, ada pula jenis yang punya sifat pencetus kanker ginjal, dan kandung kemih.</p>
<p>Analgesic-antipyretic tergolong obat paling sering menimbulkan alergi. Yang berbakat alergi tak tahan terhadap beberapa jenis atau semua jenis obat golongan ini. Begitu minum atau disuntik, langsung muncul alergi kulit berupa biduran (kaligata).</p>
<p>Jika berat, mungkin disertai sesak napas, mual-muntah, dan bisa jadi sampai serangan syok.</p>
<p>Mencari akar penyakitnya<br />
Nyeri kepala, dan segala keluhan nyeri lain, sebetulnya cuma gejala dari suatu penyakit. Cukup banyak penyakit dengan gejala nyeri kepala. Kesalahan sering terjadi sebab yang acap diobati rasa nyerinya, dan bukan penyakit yang menimbulkan rasa nyerinya.</p>
<p>Kita tahu nyeri kepala bisa datang dari mana-mana bagian tubuh, termasuk dari jiwa juga. Orang yang mesti pakai kacamata baca, tapi abai, sering mengeluh nyeri kepala terus selama gangguan visus matanya tak dikoreksi. Waspada keluhan begini acap muncul pada usia mulai lewat 40.</p>
<p>Semua yang sudah melewati usia 40 butuh kacamata baca. Ini sering tidak disadari. Ketika jarak baca sudah harus lebih jauh dari sepenggaris, berarti mata perlu dikoreksi dengan kacamata baca. Jika tetap membaca tanpa bantuan kacamata baca, mata akan letih, lalu muncul nyeri kepala. Dengan bertambahnya umur, setiap 2-3 tahun kacamata baca perlu ditambah lensa plusnya.</p>
<p>Salahnya, pada keluhan nyeri kepala sebab mata tua (presbyopia) yang diobati cuma nyeri kepalanya, bukan matanya. Begitu obat tidak minum, nyeri kepalanya cekot-cekot lagi. Apalagi sehabis banyak membaca, lama di depan monitor, atau nonton televisi.</p>
<p>Nyeri kepala bisa pula berasal dari gigi, radang sinus, gangguan rongga hidung (kelainan sekat hidung), atau penyakit lambung. Selama penyakitnya tidak diobati, keluhan nyeri kepalanya muncul t�rus.</p>
<p>Minum obat sakit kepala tidak menyelesaikan masalah.Jika bukan penyakitnya yang diatasi, malah justru menimbulkan masalah baru. Pasien harus memikul efek samping, keracunan, atau kelebihan dosis obat sakit kepala.</p>
<p>Pasien encok korban terbanyak akibat obat pereda nyeri. Kita tahu tidak semua encok dapat sembuh. Pasien encok terus saja bergantung pada obat encoknya. Padahal tidak semua obat encok, termasuk obat tradisional (Cina), aman dipakai untuk waktu lama.</p>
<p>Kasus anemia, kelainan darah putih (agranulocytosis), serta gangguan sel darah lain sering diderita pasien encok yang salah memilih obat.</p>
<p>Beberapa jenis obat encok ilegal ditarik dari pasar selama ini sebab tidak aman buat tubuh. Mengapa? Sebab selain berisi obat pereda nyeri (jenis yang mungkin sudah dilarang beredar), tak sedikit obat encok ilegal, baik berupa kapsul maupun jamu, yang kedapatan menambahkan obat golongan corticosteroid (hormon), yang sekalipun berkhasiat, namun tak boleh dipakai untuk waktu lama.</p>
<p>Jiwa yang gundah, pikiran yang tegang, emosi yang gulana, bisa muncul sebagai keluhan nyeri kepala juga. Tentu yang harus diobati jiwanya, bukan nyeri kepala tegangnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=46&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/11/19/sakit-kepala/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lomba Cerdas Cermat</title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/09/03/lomba-cerdas-cermat/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/09/03/lomba-cerdas-cermat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 04:31:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[argasunya]]></category>
		<category><![CDATA[cerdas cermat]]></category>
		<category><![CDATA[harjamukti]]></category>
		<category><![CDATA[kader]]></category>
		<category><![CDATA[kampung siaga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[LOMBA CERDAS CERMAT KADER KAMPUNG SIAGA SEKELURAHAN ARGASUNYA KECAMATAN HARJAMUKTI C I R E B O N Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, serta membangun silaturahim dengan kader kampung siaga dan lintas sektor lainnya, maka diselenggarakan lomba cerdas cermat kader di Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Cirebon pada hari Rabu, 27 Agustus 2008. Tempat pelaksanaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=38&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pkmsitopeng.files.wordpress.com/2008/09/cimg2680.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-43" title="cimg2680" src="http://pkmsitopeng.files.wordpress.com/2008/09/cimg2680.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>LOMBA CERDAS CERMAT KADER KAMPUNG SIAGA<br />
SEKELURAHAN ARGASUNYA KECAMATAN HARJAMUKTI<br />
C I R E B O N</p>
<p>Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, serta membangun silaturahim dengan kader kampung siaga dan lintas sektor lainnya, maka diselenggarakan lomba cerdas cermat kader di Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Cirebon pada hari Rabu, 27 Agustus 2008. Tempat pelaksanaan lomba adalah di halaman depan Puskesmas Sitopeng.<span id="more-38"></span></p>
<p>Lomba diikuti oleh 11 regu dari 11 RW di Kelurahan Argasunya. Masing-masing regu terdiri atas 3 orang. Ada 3 babak penyisihan yang dilaksanakan sebelum final.  Babak penyisihan dan final dilaksanakan pada hari itu juga untuk menghemat tenaga dan biaya.</p>
<p>Soal untuk masing-masing regu dibuat sebanyak 14 paket, sedangkan soal rebutan dibuat 4 paket. Untuk soal regu dibuat sebanyak 8 soal dengan 1 soal peragaan penyuluhan. Untuk soal rebutan dibuat sebanyak 5 soal untuk 1 paket. Khusus untuk final, soal peragaannya adalah demo mengisi KMS berikut interpretasinya.</p>
<p>Kepanitiaan di bawah tanggung jawab Kepala Puskesmas Sitopeng. Anggota panitia terdiri dari karyawan Puskesmas Sitopeng, pihak kelurahan, PLKB, dan PKK kelurahan.</p>
<p>Dana dihimpun dari berbagai sumber, yaitu : dari puskesmas sendiri, kelurahan, kecamatan, dan donatur lainnya. Total biaya yang dikeluarkan sekira 3 juta rupiah. Khusus untuk hadiah dialokasikan dana sebesar Rp.1.100.000. Untuk juara 1 diberikan Rp.250.000, juara 2 sebesar Rp. 200.000, juara 3 sebesar Rp. 150.000; dan sisanya untuk hadiah hiburan bagi seluruh peserta lomba. Konsumsi (makan dan snack)  menyedot biaya cukup besar yaitu Rp. 1.000.000. Biaya untuk tenda, kursi, sound system, dan organ sekira Rp. 1.000.000.</p>
<p>Kegiatan berlangsung selama 3 jam. Babak penyisihan masing-masing menghabiskan waktu selama 45 menit. Jadi untuk 3 babak penyisihan memakan waktu sekira 2 jam 15 menit. Sedangkan babak final menghabiskan waktu selama 30 menit. Karena acara dimulai pada pukul 10.00 pagi, sehingga selesai acara menjadi siang yaitu pada pukul 13.00. Awalnya sengaja dibuat demikian agar tidak terlalu repot dengan jam pelayanan. Namun menimbang penghematan biaya makan siang, ada baiknya kedepan dimulai lebih pagi, jam 08.00 misalnya. Atau agar cepat selesai soal dibuat lebih sedikit, yang 8 soal dibuat jadi 5 misalnya. Kemudian karena waktu yang cukup lama pembaca soal tampak kelelahan. Jadi untuk yang akan datang ada baiknya soal dibacakan oleh 2 orang bergantian.</p>
<p>Ada beberapa kejadian lucu saat pelaksanaan lomba. Ada seorang ibu peserta lomba yang sambil menyusui anaknya saat tampil dengan  tanpa ragu. Ya.. memang sah-sah saja kok..daripada si kecil menangis terus sementara Ibu Kader sangat sadar bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk anak.</p>
<p>Hal lucu lainnya adalah saat ada pertanyaan mengenai manfaat vitamin A. Seorang kader menjawab agar matanya bening seperti mata Krisdayanti. Ha..ha..ha&#8230;Tidak salah memang jawabannya, karena petuga promkes kami jika promosi tentang  manfaat vitamin A selalu membawa nama Krisdayanti sebagai ikon pemilik mata indah. Ada-ada  saja&#8230;</p>
<p>Selain yang lucu, ada pula hal yang patut diapresiasi sebagai suatu kemajuan dan harapan baru untuk mengubah pola pikir masyarakat, terutama daerah Benda. Ada seorang peserta dari Benda yang merupakan wajah baru dan nampak cukup potensial saat menjawab pertanyaan. Setelah diusut ternyata yang bersangkutan adalah anggota keluarga salah seorang kyai di Benda. Kami memotivasi yang bersangkutan agar aktif membantu kader yang lain dalam kegiatan posyandu meskipun sasaran utamanya adalah agar ybs dapat menjadi agen perubahan bagi keluarganya (keluarga kyai).</p>
<p>Kamipun mendapatkan komentar yang positif dari pihak kelurahan yang mengatakan bahwa kegiatan seperti ini di kelurahan Argasunya baru sekarang ada dan sangat potensial untuk meningkatkan motivasi belajar para kader. Tentu saja bagi kami pihak puskesmas, kami jadi tahu sampai dimana tingkat pengetahuan para kader yang untuk selanjutnya kami tindaklanjuti dengan memeberikan yang mereka belum tahu dan meluruskan informasi yang masih bias.</p>
<p>Demikian potret kegiatan lomba cerdas-cermat kader tingkat kelurahan Argasunya. Secara umum tujuan silaturahim dan meningkatkan pengetahuan tercapai. Dan ternyata ada hal lain yang didapat yaitu hiburan untuk melepas stres. Ada beberapa kader yang tampil menyanyi dan joget sehingga yang lainnya tampak bergembira..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=38&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/09/03/lomba-cerdas-cermat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pkmsitopeng.files.wordpress.com/2008/09/cimg2680.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">cimg2680</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/08/25/sekilas/</link>
		<comments>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/08/25/sekilas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 07:32:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkmsitopeng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pkm sitopeng]]></category>
		<category><![CDATA[puskesmas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pkmsitopeng.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Puskesmas Sitopeng merupakan salah satu UPTD dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon yang memiliki wilayah kerja yang cukup luas dengan medan kerja yang cukup berat. Berada di wilayah Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti yang letaknya paling selatan dan merupakan wilayah terpencil perkotaan dengan topografi 1/3 pegunungan dan 2/3 dataran. VISI : Puskesmas Sitopeng dengan pelayanan PRIMA menuju [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=3&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_34" class="wp-caption aligncenter" style="width: 507px"><a href="http://pkmsitopeng.files.wordpress.com/2008/09/karywn-pkm-stp1.jpg"><img class="size-large wp-image-34" src="http://pkmsitopeng.files.wordpress.com/2008/09/karywn-pkm-stp1.jpg?w=497&#038;h=334" alt="Happy Family" width="497" height="334" /></a><p class="wp-caption-text">Happy Family</p></div>
<p>Puskesmas Sitopeng merupakan salah satu UPTD dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon yang memiliki wilayah kerja yang cukup luas dengan medan kerja yang cukup berat.<br />
Berada di wilayah Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti yang letaknya paling selatan dan merupakan wilayah terpencil perkotaan dengan topografi 1/3 pegunungan dan 2/3 dataran.</p>
<p><strong>VISI</strong> :</p>
<p>Puskesmas Sitopeng dengan pelayanan<strong> PRIMA</strong> menuju masyarakat Argasunya yang sehat mandiri yang ditandai dengan penduduknya hidup dalam lingkungan sehat dan berperilaku hidup sehat.</p>
<ul>
<li><strong>P</strong>rofesionalisme</li>
<li><strong>R</strong>esponsif</li>
<li><strong>I</strong>novatif</li>
<li><strong>M</strong>andiri</li>
<li><strong>A</strong>ntisipatif</li>
</ul>
<p style="text-align:left;"><strong>MISI </strong> :</p>
<ol>
<li>Menciptakan Pelayanan Kesehatan Dasar yang bermutu secara berkesinambungan demi kepuasan pelanggan.</li>
<li>Menggalang kemitraan dan pemberdayaan dengan berbagai pihak untuk menunjang pelayanan yang berkualitas demi terwujudnya Pembangunan Kesehatan.</li>
<li>Menyelenggarakan proses pembelajaran kepada karyawan secara berkesinambungan untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan demi peningkatan kinerja.</li>
<li>Mengembangkan informasi kesehatan masyarakat dengan menggunakan teknologi tepat guna.</li>
<li>Menciptakan lingkungan kerja yang Bersih, Aman, Nyaman, Ramah dan Tertib.</li>
</ol>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pkmsitopeng.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pkmsitopeng.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pkmsitopeng.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pkmsitopeng.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pkmsitopeng.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pkmsitopeng.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pkmsitopeng.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pkmsitopeng.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pkmsitopeng.wordpress.com&amp;blog=4591264&amp;post=3&amp;subd=pkmsitopeng&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pkmsitopeng.wordpress.com/2008/08/25/sekilas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e45bf9665894440a419680b3f2b820?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkmsitopeng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pkmsitopeng.files.wordpress.com/2008/09/karywn-pkm-stp1.jpg?w=497" medium="image">
			<media:title type="html">Happy Family</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
